Minggu, 26 Agustus 2018

Pengorbanan Seorang Ibu



Pagi buta sebelum berangkat bekerja Ibu salat subuh terlebih dahulu. Setiap hari Ibu bekerja dan bekerja. Pekerjaan Ibuku itu, memang menurut saya tidak terlalu berat, karena saya belum merasakan sendiri. Tapi, hari ini saya sedih, nangis, kesal dan menyesal setelah saya tahu begitu beratnya mencari uang seribu demi seribu.
Setiap hari Ibu berjualan tak sedikitpun ia merasa lelah ataupun cape. Mungkin sebenarnya ia cape, lelah tapi itu hanyalah nyanyian kesedihannya yang selalu ditutupinya demi kebahagiaan anak-anaknya. Sungguh sebuah pengorbanan yang tak ternilai harganya dibanding dengan apapun. Saya bicara seperti ini, karena saya sudah merasakannya sendiri. Betapa perih yang saya rasakan saat saya berjualan.
Rumah demi rumah saya datangi tak seorang pun ada yang mau beli. Saya berjualan keliling dari rumah ke rumah. Sampai saya berniat hendak pulang, tapi urungkan niatnya, kebetulan saya bertemu Kakak saya di jalan, katanya coba jualannya ke rumah sakit saja. Akhirnya saya ke sana, apa yang terjadi ternyata tidak ada yang mau beli juga. Sudah putus asa, sakit hati ini, nangis sepanjang jalan, sampai saya teringat Ibu. Begitu besar pengorbananmu Bu. Engkau pelitaku, cahaya hidupku surgaku ada di telapak kakimu Ibu.
Saya akhirnya pergi meninggalkan rumah sakit, saya berniat benar-benar mau pulang. Tapi, saat hendak pergi saya melihat pasar kayaknya coba deh aku ke sana, dan ternyata baru masuk pasar eh.. ada yang beli, alhamdullilah. Sampai habis dagangan saya. Saya bersyukur sekali, ternyata mencari uang itu tidak gampang dan tak semudah itu, butuh pengorbanan, kesabaran. Dari sini saya simpulkan. Bahwa mencari uang halal itu prosesnya panjang dan butuh dengan kesabaran baru Allah ngasih rezekinya


.

21 komentar:

  1. bagis indri cerpennya sangat menyentuh

    BalasHapus
  2. artikel nya bagus indri mudah di pahami kata-katanya

    BalasHapus
  3. Aduhh sangat menyentuh baperrrrr🤧

    BalasHapus
  4. Aduh ceritanya rame...baper..

    BalasHapus
  5. Sangat menyentuh, pengorbanan ibu tak ada duanya

    BalasHapus
  6. Sangat sangat menyentuh,dan sangat menarik ceritanya😭

    BalasHapus
  7. Hormatilah ibumu selagi ia masih ada😭bagus indri cerpen nyaa sangat menyetuhhh

    BalasHapus
  8. sembilan bulan ibu mengandung sumgguh mengharukan

    BalasHapus
  9. hargailah dan hormati ibumu selagi ada,sangat menyentuh sekali.

    BalasHapus
  10. paling gakuat cerita tentang ibu ;(,ceritanya sangat menarik

    BalasHapus
  11. Selalu memberikan yg terbaik kepada anaknya, Selalu memberi motivasi kpd anaknya, Selalu berusaha untuk mewujudkan apa yg di inginkan anaknya, Orang yang tahu kita dan Ibu adalah orng yg Segalanya bagi kita krna ibu juga bisa menjadi teman apa saja, misalnya Kita kalo kita curhat ke dia pasti dia tidak ember ke siapapun.. kalau kita curhat ke teman mereka bsa blng ga embar ehh.. trnyata ember.. ibu itu adalah segalanya bagi kita

    BalasHapus
  12. sangat sangat menyentuh,langsung baper,ibu adalah motivasi terhebat dalam hidup

    BalasHapus
  13. ibu adalah segalanya bagi kita,jaga dia.

    BalasHapus
  14. ibu adalah orang tua,teman hidup,sahabat,jaga dia hormati dia ;(

    BalasHapus
  15. seorang ibu adalah,orang yg tetap ada ketika orang lain meninggalkan

    BalasHapus